Connect with us

Emiten

Rehat Tengah Hari, Indeks Harga Saham Gabungan Tergerus ke Level 5.862

Published

on

INFOMONETER.CO, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 0,72% atau 43 poin ke posisi 5.862 pada sesi pertama perdagangan Selasa (17/07/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 5.905.

Advertisement

Pelemahan IHSG pada rehat siang hari ini dipicu oleh penurunan harga 199 saham. Di samping itu, terdapat 179 saham naik, 110 saham stagnan dan 162 saham tidak ditransaksikan. IHSG pada sesi pertama perdagangan hari ini bergerak di kisaran 5.847-5.884.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp4,18 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp2,52 triliun, di Pasar Negosiasi sebesar Rp1,66 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp161,79 juta.

Adapun total volume transaksinya tercatat sebanyak 45,99 juta transaksi, hasil dari 194.802 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih bernilai Rp507,56 miliar dengan volume penjualan bersih sebanyak 1,02 juta lot saham.

Advertisement

Sebanyak enam dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor aneka industri mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 1,76% atau 20,62 poin ke posisi 1.154. Kemudian diikuti oleh indeks sektor keuangan dan sektor pertambangan yang masing-masing tergerus 1,66% dan 0,72%.

BACA JUGA  Setor Pajak Terbesar, SAMF Raih Penghargaan Kanwil DJP Jawa Timur

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah BMRI yang harganya tergerus3,44% atau Rp225 menjadi Rp6.325 per unit, INDY yang harganya susut 3,06% atau Rp100 menjadi Rp3.170 per unit dan BBRI yang harganya turun 3,03% atau Rp90 menjadi Rp2.880 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah MNCN yang harganya naik 4,35% atau Rp40 menjadi Rp960 per unit, WSKT yang harganya meningkat 4,34% atau Rp80 menjadi Rp1.925 per unit dan PGAS yang harganya terangkat 4,27% atau Rp70 menjadi Rp1.710 per unit. (Abraham Sihombing)

Advertisement

Trending